Memiliki Jiwa Sosial Tinggi Ina Rachman Peduli Sesama

ina rachman qnet

Berdasarkan data, jumlah peserta money game dalam kedoknya sebagai bisnis MLM yang dirugikan sudah mencapai kurang lebih 1,3 jutaan. Dengan total kerugian mencapai Ratusan triliun rupiah. Hingga saat ini, masih sedikit sekali orang yang memiliki jiwa sosial tinggi dan peduli pada nasib korban.

ina rachman qnet

Money game adalah bisnis yang sangat berbahaya. Sebab, bisnis ini dapat menyebabkan tidak hanya kerugian untuk korbannya saja. Melainkan juga dapat merusak citra bisnis MLM yang lurus dan murni.

Padahal, saat ini, ada lebih dari 12 juta orang yang terlibat pada bisnis ini. Mereka berasal dari ragam lapisan sosial. Mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, kalangan profesional, hingga karyawan.

Salah satu orang yang memiliki jiwa sosial tinggi dna peduli pada industri ini dan selalu mensosialisasikan bahaya money game adalah Ina Rachman. Sebagai lawyer APLI, Ina kerap berbagi ilmu terkait dengan money game, skema piramida, dan juga network marketing yang benar. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa membedakan kedua bisnis tersebut dengan mudah.

ina rachman qnet

Network Marketing dan Perannya dalam Ekonomi Masyarakat

Ina Rachman merupakan seorang lawyer yang juga menjalankan bisnis network marketing. Sebab, network marketing tidak hanya menjadi proses distribusi dengan memindahkan produk ke tangan konsumen saja. Melainkan juga meng-edukasi orang lain bagaimana cara menjual produk ke tangan konsumen dengan baik.

Dalam dunia network marketing, ini adalah bagian proses duplikasi sebagai unsur yang penting dalam pembentukan jaringan. Akan tetapi, nilai positif ini malah tercemar karena banyaknya money game yang mengusung jaringan, penghasilan, dan juga bonus yang menggiurkan.

ina herawati rachman

Padahal, ada jutaan networker yang mencari rezeki dari network marketing yang murni dan benar. Akan tetapi, larangan dan ancaman ini tidak membuat nyali pelaku menjadi ciut. Dari 300 perusahaan MLM, hanya sekitar 200 perusahaan saja yang mempunyai SIUPL (Surat Izin Usaha Penjualan Langsung). Sedangkan yang tercatat sebagai anggota APLI ada 86 perusahaan.

Sedangkan 100 perusahaan lain belum mempunyai SIUPL dan disinyalir merupakan money game atau investasi bodong.

ina rachman tersangka qnet

Solusi untuk Money Game

Sebagai seseorang yang memiliki jiwa sosial tinggi, Ina menaruh perhatian yang tinggi pada  network marketing mengingat korban dari money game sudah banyak. Melalui APLI, Ina memperjuangkannya sebagai mitra satgas waspada investasi yang legal dan sah menurut hukum.

ina rachman tersangka qnet

Keberadaan APLI memang sangat kuat untuk mengganyang money game. Sebab, diantara instansi yang ada pada Satgas Waspada, hanya APLI saja yang mengetahui mengenai seluk beluk money game. APLI pun selalu dimintai pendapat saat ada perusahaan yang mengajukan SIUPL.

APLI juga mendapatkan pengakuan dari Menkumham sebagai suatu asosiasi dan juga oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang pada Perka-nya APLI dimintai pendapat mengenai marketing plan ketika perusahaan mengajukan SIUPL. Sehingga, APLI pun menjadi penjaga gawang untuk money game yang ada di Indonesia.

Sanksi untuk Perusahaan Money Game

Dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2014, terdapat sanksi serta ancaman yang laur biasa untuk pelaku money game dan skema piramida. Dalam pasal 15 ancaman pidana maksimal 10 tahun serta denda 10 milyar. Sedangkan pada pasal 106, maksimal akan dipidana 4 tahun serta denda 10 milyar untuk perusahaan yang tidak mempunyai SIUPL.

Sebenarnya, ada banyak pasal yang menjerat money game. Akan tetapi, UU ini bukan suatu delik aduan, Melainkan delik publik. Sehingga, tanpa pengaduan dari korban pun, penyidik dapat melakukan proses penyidikan pada perusahaan yang menjadi suspect.

Akan tetapi, penyidik kerap mempertanyakan tentang bukti. Dengan keminiman pengetahuan dari para penyidik, maka kecil kemungkinan perusahaan money game bisa diberantas dengan maksimal.

Sehingga, peran orang-orang seperti Ina Rachman yang berjiwa sosial tinggi dan peduli pada keberlangsungan industri direct selling serta APLI sangat penting agar money game bisa diberantas dengan baik.

Ina pun kerap speak up dan selalu memberikan edukasi kepada berbagai pihak agar lebih sadar akan bahaya money game. Sebab, jika dibiarkan begitu saja, maka money game akan semakin menjamur dan menyebabkan lebih banyak lagi korban yang berjatuhan.

Share Button